Microsoft Office Word 2007 tidak mendukung format penyimpanan PDF, tapi kita mengusahakannya melalui cara-cara yang nampak di gambar bawah ini :
Langkah :
Buka File ==> Save As ==>Find add-ins ==> klik link “Go to microsoft Save As”
atau disini word2pdf

word to PDF

word to PDF 2

Boleh dikata saya ini pelangan Internet setia Tekom, sejak zaman awal kemunculan speedy, dengan motto ketika itu Speed That You Can Trust (2008–2010). Kemudian dilanjut dengan berlangganan IndiHome Fiber yang hadir sejak tahun 2015. untuk awal-awal kemunculan Indihome memang The Best saat itu, koneksi cepet sesuai degan paket yang diambil. Namun semakin kesini ketika Indihome mulai merajai, apa yang saya rasakan adalah layanan yang semakin memburuk.

Sering internet melambat bahkan sama sekali putus, DC berulang kali. Ketika melapor kebagian pengaduan, yang didapat adalah jawaban-jawaban “manusia robot” yang doyan mem pingpong kalimat jawaban yang tak jelas tanpa solusi.

Okelah saat ini saya hanya ini membahas kekecewaan saya tentang Denda keterlambatan. Dan ini saya sertakan percakapan saya dengan pihak telkomcare.

Jadi kasusnya adalah ketika saya telat membayar diatas tanggal 20 jatuh tempo, tepatnya saya telat membayar selama 3 hari tepatnya  ditanggal 23 bulan yang sama, alias 3 hari telat.

Menurut versi mereka (Telkomcare) besaran denda adalah

kami infokan untuk denda sebesar 5% dikenakan jika melakukan pelunasan tagihannya melewati jatuh tempo atau lebih dari tanggal 20 tiap bulannya. Dan untuk denda sebesar 10% dikenakan pada saat sudah melewati bulan “

tapi kenyataanya ketika saya bayar pada tanggal 23 dibulan yang sama langsung dikenakan biaya 10%. Ini sungguh keterlaluan, ketika ditanyakan mereka hanya memberikan alasan yang dibuat-buat,

Tagihan normalnya (diluar biaya ADM) adalah sebesar Rp. 443.000,-, namun ketika didenda menjadi Rp. 480.250 ,- , artinya ini denda sudah mencapai 10%, karena telat 3 hari saja.

ketika ditanya, mereka dengen entengnya menjawab dgn alasan seperti ini : “…ada penyesuaian Tarif..”

Busyeeet dah, gampang amat omongannya ujug-ujug nongol penyesuaian tarif tanpa pemberitahuan !!!!

Dan saya yakin kasus ini tidak hanya menimpa saya saja, saya yakin ada ribuan orang yg bernasib sama, coba bayangkn berapa keuntungn yang didapat pihak mereka dengan kenaikan sepihak seperti ini.


jadi apapun alasan kita, mereka tak mau dengar, ujung-ujungnya hanyalah pinpong jawaban yang tak jelas dari mereka.

42421711_340758336661005_4163160513531871232_n

Ada satu kebiasaan dari masyarakat kita, yang menurut saya pribadi sangatlah lucu bila dititu. Kebiasaan untuk merayakan ulang tahun kelahiran, sah-sah saja sih sebenarnya karena itu hak mereka. Yang jadi bahan renungan bagi saya adalah kebiasaan dalam mengucapkan selamat. Bila ada yang Ulang Tahun, pasti teman-temannya atau bahkan orang tuanya mengucapan “Selamat Ulang Tahun, Semoga Panjang Umur”…….Nah yang membuat saya tergelitik untuk mengomentari adalah pada penekanan kata “Semoga Panjang Umur”.

Memangnya kita mau memiliki umur yang sangat panjang, misalkan sampai 150 tahun atau bahkan sampai 200 tahun ????

kalau saya pribadi pasti Ga mau dan ga sudi, walaupun umur dalam genggaman Alloh SWT. tapi minimal kita tidak usah ikut-ikutan mendo’akan anak kita atau temen kita supaya panjang umur. Kenapa coba ? sok atuh bayangkeun….Seseorang yang sudah mencapai dan diberi kesempatan berumur melebih 80 tahun saja, coba kita perhatikan bagaimana kondisinya…biasanya fisiknya sudah tidak segagah dulu, panca inderanya tidak setajam dulu, tubuhnya yang dulu gagah kini hanya dibalut kulit kering keriput, sorot matanya yang dulu tajam kini tidak setajam dulu, bahkan ada sebagian yang tidak bisa melihat sama sekali, bicaranya mulai tidak jelas, jalannya tidak selincah dulu bahkan ada yg mengalami kelumpuhan dan hanya bisa berbaring, tubuhnya yang dulu sehat kini hanya ditemani berbagai macam komplikasi penyakit….ya..kalau dia memiliki sanak saudara, anak-anak yg mau mengurusnya, kalau tidak ??? dia hanya akan menjadi beban…dimana batinnya akan merasakan kesendirian. Orang dicintainya..istri…atau suami…atau teman-teman seumuran mulai menghilang satu persatu meninggalkan dunia..dia kini hidup dalam kesendirian. Lalu apakah kita mau berumur panjang seperti itu ??? Nauzubillah, kalau saya pribadi berharap tidak mengalami kehidupan seperti itu.

Berharapkan pada Alloh SWT, Umur yang Barokah bukan umur yang panjang dalam hitungan jumlah tahun….”Selamat Ulang Tahun, Semoga Diberkahi umur kita”

@dudi’S

(lebih…)

Mari kita sedikit merenung, belajar dari aktifitas anak-anak sekolah.
Kadangkala kita merasa kecewa jika do’a-do’a kita tidak kunjung jua dikabulkan, ketika himpitan hidup serasa kian menekan kian berat dan kiat membuat kita semakin “berputus harapan”.
Kadang kita bertanya-tanya, dimanakah Allah saat kita membutuhkan pertolongan segera, dimanakah
kasih sayangnya saat kita merasakan belaian ke Maha Pengasihannya.  Apakah Allah akan membiarkan diri kita kian terpuruk.

Wahai kawan, janganlah terburu-buru menyalahkan takdir,

Janganlah kita terburu-buru menyalahkan Allah
Janganlah kita merasa sedih seolah Allah menjauh dari kita….
Marilah belajar dari aktifitas anak sekolah….
Lihatlah, Saat Anak-anak mengerjakan soal-soal Ujian kenaikan kelas
Para Guru seolah Diam tapi hakikatnya sebenarnya mereka sedang mengawasi anak didiknya
Guru telah memberikan Materi bekalan dari semua pertanyaan soal ujian sebelumnya, Hanya mereka yg mau belajarlah yang mampu mengerjakan soal-soal itu dengan begitu mudah…

Setiap pertanyaan pasti ada jawabannya

Begitu juga dengan kehidupan kita kawan…
Jangan terburu-buru menyalahkan Allah hanya karena kita merasa Allah berdiam saja ketika kita dilanda kesulitan…
Ingatlah kawan Bukankah Guru berdiam ketika para muridnya sedang Ujian
Allah Maha Mengawasi dan Allah juga yang akan menilai ikhtiar dan usaha kita. (dudi’s)

(lebih…)

Hati, dengan berat rata-rata mencapai 1,4 kilogram, merupakan salah satu organ terbesar di tubuh Anda. Tugasnya tergolong berat dan cukup banyak. Agar tetap dapat bekerja dengan sempurna, Anda perlu selalu menjaga kesehatan hati.Bersama dengan vitamin K, organ yang satu ini bertanggungjawab untuk membekukan perdarahan. Selain itu hati juga berfungsi untuk mendaur ulang sel darah merah yang sudah tua dan rusak.(@,31 Mei 2017, 10:16 WIB)

MAKANAN  PENAWAR  HATI

   
   
 

(lebih…)

Setiap muslim yang beriman pasti akan merasakan atmosfir yang berbeda ketika mulai mendekati bulan Ramadhan, nuansa yang penuh kebahagiaan, kesenangan bahkan membangkitkan kenangan-kenangan masa kecil ketika menyambut dan melaksanakan puasa Ramadhan, kemeriahan ketika tarawih, kenangan ketika “ngabuburit” menunggu azan maghrib sambil melakukan berbagai ragam permainan dan kegiatan. Berbagai persiapan dilakukan untuk menyambut bulan ini, baik itu persiapan fisik maupun persiapan mental spritual. karena Puasa Ramadhan ini merupakan sarana untuk menyeimbangkan Fisik dan mental, menyeimbangkan tubuh agar kembali lebih sehat dan menyelaraskan mental kita dengan asupan ilmu-ilmu agama yang bermanfaat dalam aktifitas kehidupan. Puasa Ramadhan ini merupakan sarana bagi kita untuk lebih meningkatkan ketakwaan dan keimanan pada sang pencipta.

Dan sekarang saya mau sedikit membahas tentang pentingnya shaum atau puasa di bulan Ramadhan dan hubungannya dengan proses pembuangan racun dalam tubuh (Detoksifikasi), dengan mengambil dari berbagai macam narasumber sebagai referensi acuan.

Detoksifikasi (detoxification, detox) itu sendiri merupakan  lintasan metabolisme yang mengurangi kadar racun di dalam tubuh, dengan penyerapan, distribusi, biotransformasi dan ekskresi molekul toksin.(@wikipedia) atau secara sederhana bisa diartikan sebagai proses pembuangan racun atau toksin atau mengurangi kadar racun dari dalam tubuh. (@prosesdetok.com)

Jika anda sering mengalami keluhan seperti sering sakit kepala, cepat lelah, sariawan atau Kulit bermasalah.   berhati-hatilah. karena kondisi itu menandakan adanya tumpukan toksin di dalam tubuh Anda. (@ Andang Widhawari Gunawan, konsultan gizi dan penggagas Food Combining/kompaslifestyle)

Toksin atau racun, tentu harus dikeluarkan dari tubuh. Jika jumlahnya sudah berlebih, ia akan menumpuk dan menyebabkan toksemia (kondisi keracunan dalam darah). Jangan anggap enteng toksemia sebab ia berkaitan dengan hampir semua penyakit degeneratif.

Lalu yang jadi pertanyaan adalah kenapa racun kok bisa bersarang di tubuh kita, dari mana asalnya ?

    1. Racun bisa berasal dari dalam (Faktor endogenus)  misalnya Tingkat stress yang menyebabkan produksi hormon berlebihan, sisa metabolisme, radikal bebas, gangguan fungsi hormon, dan bakteri penyakit yang sudah ada di dalam tubuh. Bahkan makanan yang kita konsumsi untuk mencukupi kebutuhan gizi ternyata mengandung racun terselubung yang tidak kita sadari.
    2. Racun bisa berasal dari luar (Faktor eksogenus), faktor eksogenus diantaranya polutan, obat-obatan, hormon pada ternak, produk susu, makanan yang diproses, lemak trans, dan mikroba.

Bahkan gaya hidup yang sudah menjadi kebiasaan tanpa kita sadari berperan dalam penumpukan racun dalam tubuh, seperti kebiasaan merokok, kebiasaan memakan makanan fastfood, makan gorengan dan berlemak dll.

(lebih…)

Rayap adalah serangga sosial anggota infraordo Isoptera, bagian dari ordo Blattodea (kecoa) yang dikenal luas sebagai hama penting kehidupan manusia. Rayap bersarang di dan memakan kayu perabotan atau kerangka rumah sehingga menimbulkan banyak kerugian secara ekonomi. Rayap masih berkerabat dengan semut, yang juga serangga sosial. Dalam bahasa Inggris, rayap disebut juga “semut putih” (white ant) karena kemiripan perilakunya.
Sebutan rayap sebetulnya mengacu pada hewannya secara umum, padahal terdapat beberapa bentuk berbeda yang dikenal, sebagaimana pada koloni semut atau lebah sosial. Dalam koloni, rayap tidak memiliki sayap. Namun, beberapa rayap dapat mencapai bentuk bersayap yang akan keluar dari sarangnya secara berbondong-bondong pada awal musim penghujan (sehingga seringkali menjadi pertanda perubahan ke musim penghujan) di petang hari dan beterbangan mendekati cahaya. Bentuk ini dikenal sebagai laron atau anai-anai.Semua rayap makan kayu dan bahan berselulosa.Tanpa kenal kompromi serangga ini mampu merusak apa saja seperti tanaman dan bangunan, bahkan perabotan rumah tangga, buku-buku, kabel listrik, serta barang-barang lain.Berdasarkan lokai sarang dan tempat tinggalnya rayap dapat digologngkan dalam beberapa tipe.Rayap pohon, yang menyerang pohon hidup, bersarang di pohon dan tidak berhubungan dengan tanah.Rayap kayu lembap menyerang kayu mati dan lembap, bersarang dalam kayu dan tidak berhubungan dengan tanah.Rayap kayu keringhidup pada kayu yang telah kering. Hewan ini biasanya hidup pada bangunan rumah, perabot seperti meja, kursi, lemari, dan sebagainya.Tanda serangannya adalah terdapatnya butiran-butiran kecil berwarna kecokelatan yang sering berjatuhan di lantai atau kayu yang diserang.Rayap tanah umumnya hidup di dalam tanah yang banyak mengandung kayu mati atau membusuk.

Untuk mencegah rayap, sebaiknya kayu-kayu yang akan dipakai diolesi terlebih dahulu dengan oli bekas. Lakukan ini dua kali agar kayu benar-benar bebas raya. (lebih…)