i love IslamAstagfirullah hal Adzim… saya hitung satu..dua…tiga…atau mungkin belasan bahkan puluhan ataupun ribuan situs yang menampilkan artikel-artikel, gambar-gambar yang menghujat, menghina agama. Marah memang..kesal apalagi..namun pada siapa mesti dilampiaskan, karena semua situs yang menampilkan hujatan, selalu bersifat “trtutup” bahkan menyembunyikan identitasnya. Disinilah kita  bisa menilai betapa pengecutnya mereka, tujuannya jelas untuk memprovokasi dan membenarkan ajaran-ajaran mereka dengan cara menghina agama lain.

Apakah kita perlu membalasnya dengan hujatan-hujatan pula, saya kira tidak pantas kita membalasnya dengan hujatan, karena Allah sendiri melarang kita untuk menghujat agama atapun keyakinan seseorang, Apabila kita terpancing dengan menghujat keyakinan, simbol atapun icon agama lain maka mereka tentu saja akan menghujat Tuhan kita, Rasul kita dengan hujatan yang lebih parah tanpa didasari ilmu, karena memang mereka tidak memiliki ilmu. Suatu kejelekan janganlan dibalas dengan kejelelekan.

Lalu bagaimana sikap kita, sebenarnya banyak hal yang bisa kita lakukan, mungkin yang paling enteng kita lakukan adalah jangan pernah membuka, membaca ataupun menyiarkan situs-situs mereka. Jangan memberikan komentar apapun pada situs mereka jika ilmu agama yang kita miliki hanya sebatas kulit saja, pertebal keyakinan, keilmuan hingga kita bisa mendapatkan keimanan yang bener-bener mantap.

Namun yang membuat saya heran adalah banyaknya Blog-blog yang secara tidak langsung mengajak kita membuka situs-situs haram tersebut, mungkin tujuannya benar untuk menggalang kekuatan agar situs itu diblokir, namun tanpa mereka sadari mereka telah membantu mengkampanyekan situs-situs haram tersebut. Mengapa saya bisa menyimpulkan seperti itu, karena mereka secara tidak langsung telah memberikan keyword/kata kunci bahkan link-link yang mengarah ke alamat situs  haram tersebut. artinya mereka telah mendukung perkembangan situs-situs haram tersebut.

Bila kita kita memiliki Blog, ataupun situs, minimal kita kita isi dengan hal-hal yang bermanfaat, sekecil apapun itu asalkan bermanfaat bagi diri dan orang lain tentu hal itu lebih baik dibanding bila kita memberikan postingan ataupun komentar-komentar yang berisi hujatan.

Balaslah hujatan mereka mereka dengan ilmu. Selingi Blog kita dengan postingan/artikel yang bisa lebih memantapkan keimanan, Jadi Dunia boleh terbuka sebebas-bebasnya, mata boleh terbuka, tapi hati kita tetaplah dikaitkan pada aturan Al Qur’an dan Al Hadist. Jadi kita mesti tau kapan kita harus diam, kapan kita harus melangkah, kapan kita harus bertahan dan kapan kita harus menyerang.