Ruang Bisnis


Pertanyaan :

financial-familysaya ibu dari dua orang anak yang masih balita. Saya dan suami punya penghasilan yang tidak tetap. Suami buka bengkel motor dan saya buka salon di rumah. Pendapatan kami tidak bisa diprediksikan tiap harinya berapa. Kalau ada yang service atau ke salon baru punya duit, sedangkan kebutuhan kami banyak. Untuk beli susu, pampers, bayar listrik, kontrak rumah, belum lagi kebutuhan belanja sehari-hari.  Saya bingung mengatur keuangannya dan membuat daftar keuangan dengan hasil yang pas-pasan aja. Bagaimana pak solusinya, Terima Kasih.

Jawaban :

Salam kenal juga Bu :-)

Pada kebanyakan orang, pendapatan tidak tetap adalah masalah, tetapi pada sebagian orang juga, pendapatan tidak tetap adalah berkah dan solusi. Kenapa saya katakan solusi, karena selalu ada kemungkinan yang terbaik untuk pendapatan Anda.

Bagi yang pendapatannya tetap atau pasti, dalam hal ini bagi umumnya karyawan, maka kenaikan antara 6-7 persen persen per tahun adalah sebuah kelaziman, sementara inflasi riilnya antara 10-12 persen per tahun. Jadi antara gaji dan inflasi, selalu tidak pernah bisa seimbang, apalagi naik.

Di sisi lain, bagi yang tidak memiliki pendapatan tetap maka, kemungkinan untuk mengejar laju inflasi ada peluang, walau hal tersebut kembali kepada si empunya profesi. Untuk keluarga Anda, hanya tinggal mensikapinya dengan kepala dingin saja yang memungkinkan Anda bisa bebas dari masalah Anda.

Ada 3 langkah praktis yang bisa Anda lakukan:

(lebih…)

Makin banyaknya generasi muda yang berminat mendalami dunia bisnis, namun banyak diantara mereka yang bertanya-tanya, bagaimana memulainya ?, Bisnis apa yang harus ditekuni ? dari mana modalnya ? dan masih banyak lagi. Semoga tulisan in bisa menghadirkan sedikit pencerahan bagi para pencinta bisnis, selamat membaca.

Tanpa kita sadari bahwa hobi atau passion dalam diri seseorang ternyata bisa mendatangkan tambahan penghasilan.
Padahal, bisa dikatakan hampir semua hobi bisa dijadikan sebagai peluang bisnis bila kita jeli dan tekun dalam mengembangkan hobi tersebut. Contohnya saja seperti hobi menulis yang bisa kita salurkan secara positif dengan menjadi penulis freelance di media online maupun menjadi seorang penulis buku terkenal yang karyanya selalu best seller di pasaran.

Tentunya tidak hanya hobi menulis saja yang bisa Anda jadikan sebagai peluang bisnis untuk mendatangkan untung besar setiap bulan, masih banyak hobi-hobi lainnya yang bisa Anda salurkan dengan baik untuk mendatangkan tambahan penghasilan. Lalu, kira-kira bagaimana caranya mengubah hobi menjadi peluang bisnis?

Nah, untuk membantu para pembaca yang sedang bingung mencari peluang usaha. Berikut ini kami informasikan beberapa poin penting yang perlu diperhatikan ketika hendak menyalurkan hobi menjadi peluang bisnis sampingan yang menguntungkan.

(lebih…)

Salawat dan salam kita haturkan kepada junjungan kita Rasulullah Muhammad Salallahu alaihi wasallam.
Selain politisi, Muhammad Rasulullah, adalah seorang saudagar ternama. Sejak usia muda, beliau dipandang sebagai sudagar sukses. Hal tersebut tidak lepas dari aktivitas marketing yang diterapkannya –yang tak cuma ampuh tapi juga sesuai syariah dan tentu saja penuh ridlo dari Allah. Jika agan tertarik menerapkannya, selain mendapat keuntungan, insyaallah bisnis agan pun barokah. amin

Visi beliau dalam berdagang hanya satu, yaitu:
“Bahwa transaksi bisnis sama sekali tidak ditujukan untuk memupuk kekayaan pribadi, namun justru untuk membangun kehormatan dan kemuliaan bisnis dengan etika yg tinggi. Adapun hasil yang didapat harus didistribusikan ke sebanyak mungkin umat.”
(lebih…)

Dari rasa keingintahuan tentang seluk beluk tokobagus.com akhirnya didapatkan sejarah pendirian web ini, bahkan saya sendiri tidak menyangka bahwa sang pendirinya bukanlah seorang WNI, tapi pemuda asli asal Eropa tepatnya Negeri Belanda, dialah Arnold Sebastian Egg, untuk lebih jelasnya saya kutipkan artikel yang meliput tentang sejarah berdirinya tokobagus.com yang saya sadur dari situs ciputraentrepreneurship.com

 arnold egg  tokobagus

(lebih…)

@ www.quickstart.co.id

memulai usahaMenurut Anda bagaimana cara yang paling tepat berwirausaha ? Berikut adalah 3 langkah sederhana untuk berwirausaha :

Langkah 1. Bersiaplah. Bersiaplah untuk menjadi bos bagi diri sendiri. Tidak ada lagi yang mengatur jadwal Anda. Hadapilah dengan sukacita. Kalau pun Anda memulai bisnis karena salah satunya adalah karena lingkungan kerja Anda yang sebelumnya kurang mendukung (misal: bos yang tidak koperatif, rekan kerja yang seenaknya sendiri, kemacetan yang menghabiskan waktu berjam-jam usia Anda dll). Lupakan semua itu karena Anda akan memasuki dunia baru yang menyenangkan.
Kalau selama ini Anda berangkat kerja sebelum matahari terbit dan pulang setelah matahari terbenam,.. hadapilah kenyataan yang menyenangkan bahwa sebentar lagi semuanya akan berubah. Jam 10 pagi Anda bisa duduk-duduk di Mall, meeting sambil makan siang, bisa menjemput anak sekolah, dll.

Kalau Anda memulai berwirausaha dengan keadaan lingkungan kerja sebelumnya yang menyenangkan, misal: bos yang mendukung, teman-teman yang mendukung, keluarga mendukung.. Wow.. apalagi yang Anda butuhkan selain itu semua? Anda sudah mempunyai harta karun. Jagalah baik-baik karena Anda akan lebih membutuhkannya sebentar lagi. Bersiaplah karena Anda akan menghadapi kenyataan yang menyenangkan! Jadi kapan Anda memulai?

Kalau Anda tanya persiapan apa yang perlu dipersiapkan untuk berwirausaha saya sependapat dengan Bob Sadino, Pertanyaan yang baik adalah pertanyaan yang dijalankan. Mengapa? Karena sesungguhnya Anda sudah tahu jawabannya bukan? Anda hanya ingin supaya ada ‘rasa aman’ dengan bertanya seperti itu. Selama ini Anda merasa aman dengan pekerjaan yang Anda jalani. Menerima gaji pada tanggal yang tetap, pekerjaan yang harus dilakukan sudah ada, tinggal dikerjakan, kalau pun ada kurang-kurangnya ya itu wajarlah, selama manusia masih bernafas, ia tidak akan merasa puas. jadi kalau Anda bertanya apa yang perlu dipersiapkan, jawaban dari saya adalah… (lebih…)

@BisnisUKM//sebuah artikel menarik, ringan tapi berbobot tentang strategi berbisnis yang saya kutip dari situs Bisnisukm.com, semoga bisa memberikan sedikit input bagi anda yang menyukai bisnis.

Dalam berbisnis, pelanggan menjadi salah satu aset yang perlu diperhatikan keberadaannya. Tanpa adanya pelanggan, sebuah usaha atau bisnis tidak dapat berkembang dengan baik. Bahkan tidak sedikit pelaku usaha yang harus gulung tikar dan menutup usahanya, karena gagal menemukan pelanggan. Tentu Anda tidak menginginkan keadaan tersebut terjadi pada bisnis Anda bukan?

Oleh karena itu, pada kesempatan kali ini kami sengaja menginformasikan apa saja yang perlu Anda perhatikan dalam strategi pemasaran untuk mengambil hati pelanggan. (lebih…)

Seorang teman yang membuka usaha konter jual beli pulsa elektrik da Hp seken bertanya, kira-kira usaha apa lagi yang cocok  untuk membarengi usaha yang telah ada ? setelah saling bertukar saran akhirnya saya anjurkan untuk mengembangkan bisnisnya dengan usaha cetak Foto, selain dimulai dengan modal yang tidak terlalu besar, juga karena masih berkaitan dengan usaha yang telah dijalankan sekarang.

Saya bilang bahwa untuk mencetak satu buah foto tidak memerlukan waktu yang lama seperti halnya tempo dulu, ketika foto masih menggunakan klise foto negatif, untuk satu buah foto saja memerlukan waktu hampir seharian bahkan ada yang sampe 1 hari lebih. Namun sekarang zaman sudah berubah, satu foto bisa dicetak dengan hanya memakan waktu 5 sampai 15 menitan, medianyapun tidak pakai klise foto negatif tapi langsung pakai flashdisk atau memori yang biasa dipakai Hp dan digital Camera.

Apalagi sekarang era yang sedikit aneh, karena hampir setiap orang memiliki jiwa “narsis” alias seneng foto-foto-an, di jalan, di gang-gang, di lapangan bola, di mall bahkan di pasar-pasar tradisional sekalipun, orang tanpa rasa malu jeprat-jepret berfoto dengan gaya mirif  modelling, ….hmmmm…aneh memang, tapi begitullah era telah berubah. Sejak beredarnya hape-hape yang dijual murah dengan fasilitas Camera yang lumayan baik didorong dengan gejala kejiwaan online 24 jam tiada henti seperti halnya demam fesbuk, twitteran, hingga para remaja sangat hobby cungar cengir didepan camera berlagak ala artis. Apakah ini sebuah gejala yang baik ataukah jelek…ya… tergantung anda sendiri yang menilai. Namun bagi para entrepreuner hal ini bisa dijadikan sebagai peluang bisnis. (lebih…)

Halaman Berikutnya »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 36 pengikut lainnya.