Sebuah artikel yang pernah saya baca di Majalah PC Media Edisi Februari 2008 dengan judul aslinya “Memperpanjang Masa Pakai Printer” hasil karya saudara Gunung Sarjono, menurut saya sangat menarik dan bermanfaat mengenai tips perawatan printer.

Printer merupakan pelengkap unit PC memiliki arti penting bagi para user yang menggemari aktifitas cetak mencetak. Walaupun pada dasarnya Printer termasuk perangkat yang tergolong “bandel” yang telah dipersiapkan memiliki umur panjang, namun jika kita salah dalam merawatnya maka tentu saja akan menyebabkan printer ini berumur semusim jangung. Nah biar kita tidak “mendzalimi” aktifitas printer maka tiada salahnya bila kita ikuti uraian tips berikut ini :

Tips 1  :  Bersihkan Bagian dalam Printer
Sesederhana kedengarannya, salah satu tindakan pencegahan terbaik yang bisa Anda lakukan adalah menjaga bagian dalam printer Anda sebersih mungkin. Debu dan kotoran bisa langsung terlihat pada waktu Anda membuka printer. Paling sedikit sekali sebulan—atau lebih jika Anda sering mencetak—gunakan semprotan angin untuk meniup debu dan kotoran dari printer.

Tips 2  :  Hindari Penggunaan Kertas Lecek, Lama, atau Bekas
Kertas cacat bisa menyebabkan paper jam. Setiap kali terjadi paper jam, ada kemungkinan bagian lain bisa rusak. Untuk mencegah terjadinya paper jam dan masalah lain, gunakan selalu kertas baru yang tidak lecek, lama, atau cacat apapun.

Tips  3  :  Gunakan Kertas Kualitas Tinggi
Untuk menghemat pengeluaran, banyak organisasi yang membeli kertas kelas menengah ke bawah. Namun, kertas seperti ini bisa juga menyebabkan paper jam. Meskipun kertas 70 gsm sudah mencukupi untuk sebagian besar pencetakan, supaya hasilnya bagus, Anda harus menggunakan paling sedikit kertas 90 gsm.

Untuk mengetahui jenis kertas yang harus digunakan untuk printer Anda, sebagian besar pabrikan printer memberitahu standar minimum kertas. Jika kertas Anda tidak memenuhi standar tersebut, vendor tidak akan memberikan garansi sampai Anda menggunakan jenis kertas yang sesuai. Lihat dokumentasi printer Anda atau kunjungi situs web pabrikan untuk mengetahui standar kertas yang digunakan.

Tips 4  :  Jangan Kibas-kibas Kertas pada Waktu Hendak Dimasukkan
Ada anggapan umum bahwa mengibas-ngibaskan kertas sebelum dimasukkan ke paper tray akan mengurangi terjadinya paper jam. Ini tidak sepenuhnya benar, dan Anda harus menghindari hal tersebut karena bisa menghasilkan arus statik di antara lembaran kertas, yang malah akan menyebabkan terjadinya paper jam. Kecuali jika printer Anda berada di tempat dengan kelembapan tinggi, Anda bisa langsung memasukkan kertas ke paper tray tanpa perlu khawatir kertas akan menempel. Printer sekarang bisa memisahkan dengan baik kertas di paper tray.

Tips 5  :  Simpan Kertas di Tempat dengan Kelembapan Rendah
Tempat dengan kelembaban tinggi bisa membuat kertas lengket, sehingga menyebabkan paper jam dan paper feed error. Ini terutama pada printer low-end yang mekanisme paper feed-nya tidak bisa memisahkan kertas di paper tray secara maksimal. Supaya kertas tidak lengket dan masuk secara bersamaan, simpan kertas di tempat yang sejuk, dengan kelembapan rendah dan letakkan printer Anda di tempat dengan kelembapan rendah.

Tips  6  :  Gunakan Label Kualitas Tinggi
Setiap printer digunakan untuk membuat label, gunakan label kualitas tinggi. Ini bahkan lebih penting dari menggunakan kertas kualitas tinggi karena label murahan bisa benar-benar merusak printer Anda. Pada waktu label dilewatkan melalui fuser atau roller, mereka bisa lepas dari kertas tempatnya dan menempel ke permukaan pertama yang bersentuhan dengannya.

Ini bisa merusak bagian printer karena Anda harus mencabut label (yang bisa jadi tidak mudah) atau terpaksa mengganti bagian tersebut. Jika yang terkena adalah fuser, biaya perbaikannya bisa mencapai beberapa ratus dolar. Label kualitas tinggi tidak mudah lepas, sehingga Anda bisa menggunakan mereka tanpa perlu merasa takut merusak printer.

Tips 7  :  Gunakan Jalur Selurus Mungkin untuk Label
Pada waktu mencetak label, sedapat mungkin hindari jalur kertas yang banyak tekukan/putaran. Sebagai contoh, gunakan feed tray manual, supaya label bisa masuk langsung ke dalam printer tanpa ditekuk. Jika printer mempunyai jalur keluar tambahan yang menghindari label melalui roller, Anda harus menggunakannya. Mengurangi jumlah roller yang dilalui label akan memperkecil kemungkinan tertariknya label dari kertas tempatnya dan menempel pada sesuatu di dalam printer.

Tips 8  :  Ganti Roller Tua dan Rusak
Roller yang rusak merupakan penyebab lainnya terjadi paper jam. Pada waktu roller mencapai akhir masa pakainya, permukaan mereka akan mengkilat dan/atau licin sehingga kertas bisa slip. Ini bisa menyebabkan kertas tidak bisa diambil dari paper tray atau menyebabkan kertas dimasukkan secara salah.

Pada printer laser, masa pakai roller biasanya sama seperti peralatan maintenance printer. Oleh karena itu, jika Anda mengganti roller pada waktu mengganti peralatan maintenance, maka Anda tidak tidak akan mengalami banyak masalah dengan feed roller. Namun, printer tinta biasanya tidak memerlukan tune-up seperti printer laser, sehingga Anda tidak perlu mengganti feed roller secara rutin.

Biasanya pabrikan akan menawarkan peralatan yang bisa Anda gunakan untuk menggosok permukaan roller sehingga bisa mengambil kertas dengan baik. Peralatan ini mencakup bantalan penggosok yang sangat padat dan program untuk memutar feed roller di bantalan tersebut sehingga roller tergosok. Jika pabrikan printer Anda tidak menyediakan peralatan semacam itu, Anda bisa melakukannya dengan penggosok kecil. Pastikan Anda menggosok roller secara merata

Tips 9  :  Hati-hati pada Waktu Mengganti Spare Part
Karena printer terbuat dari material yang mudah patah seperti plastik, Anda harus hati-hati pada waktu memasang atau memperbaiki mereka. Ini terutama untuk tutup dan case karena tab plastik kecil yang menahan mereka biasanya mudah pecah. Jika Anda mengalami kesulitan pada waktu memasang spare part printer, Anda harus sabar dulu dan lihat bagaimana mereka terhubung. Bisa saja Anda memasang dari arah yang salah atau mereka tidak terhubung seperti yang Anda pikirkan.

Tips 10  :  Pelajari buku panduan  Manual Perbaikan

Jika Anda ingin tahu lebih cara memperbaiki model printer tertentu, Anda bisa membeli manual perbaikan dari pabrikan. Manual ini berisi banyak sekali tip troubleshooting, diagram pemasangan, dan informasi perbaikan lainnya. Pada waktu memperbaiki printer, manual ini akan membuat pekerjaan Anda lebih mudah. Bergantung kepada perbaikan yang dilakukan, Anda bisa membaca instruksi step-by-step untuk memecahkan masalah Anda.

Nah, selain kita memahami bagaima cara merawat printer, maka selanjutnya kita perlu mengenali kerusakan-kerusakan pada printer yang biasa terjadi  :

1.Paper Jam

Paper jam merupakan salah satu masalah yang paling sering terjadi di setiap printer. Printer bisa mengalami paper jam karena: kotor, jenis kertas yang digunakan salah, atau roller yang menggerakkan kertas rusak. Meskipun membersihkan printer secara rutin dan menggunakan kertas yang benar merupakan solusi yang mudah, mengganti roller bisa jadi pekerjaan yang sulit bergantung pada model printer Anda.

Pada beberapa model, roller mudah diakses, tapi pada model yang lain Anda harus membongkar semua untuk mengganti roller. Apapun penyebabnya, pada waktu terjadi paper jam, tarik kertas searah dengan jalur keluar kertas karena jika ditarik ke belakang bisa merusak printer. Printer HP tertentu lebih rentan terhadap paper jam dibanding yang lain. Biasanya, printer yang menampung kertas secara vertikal sering mengalami paper jam. Printer model ini tidak didesain untuk pemakaian intensif, tetapi banyak organisasi yang menggunakan mareka pada system stand-alone dan harus waspada terhadap masalah ini

2.  Cetakan pada Kertas Kabur
Cetakan kabur biasanya terjadi karena salah satu kondisi berikut: toner/tinta printer sudah mulai habis, ketebalan cetak terlalu rendah, economode printing diaktifkan. Untuk dua kondisi terakhir Anda bisa melihatnya dari printer self-test (biasanya ada tombol terpisah pada printer). Jika economode diaktifkan, dan user mengeluh bahwa hasil cetak kabur, nonaktifkan dan/atau set ketebalan cetak lebih tinggi. Jika toner/tinta mulai habis, menggoyang-goyangkan cartridge supaya toner/tinta lebih merata bisa mengatasi masalah secara sementara sampai Anda mengganti cartridge.

3.  Berbayang
Berbayang merupakan kondisi dimana gambar tercetak dengan baik, tapi ada gambar sama yang lebih terang yang juga tercetak. Ini bisa terjadi karena outlet listrik yang mensuplai listrik ke printer. Cek outlet listrik dengan menghubungkan printer lain untuk melihat apakah masalah yang sama muncul. Berbayang juga bisa disebabkan karena penggunaan spare

4.  Toner Luntur
Jika hasil cetak luntur pada waktu disentuh dengan tangan, ada beberapa kemungkinan yang penyebabnya. Pertama, fuser rusak atau hampir habis masa pakainya. Solusinya adalah dengan menggantinya. Memperbaiki fuser tidak dianjurkan karena fuser termasuk spare part berkala dan tidak perlu membuang waktu dan tenaga untuk memperbaikinya.

Kedua, toner cartrigde mungkin rusak sehingga terlalu banyak toner yang keluar. Pada printer laser hitam-dan-putih, solusinya adalah dengan mengganti toner cartrigde. Pada printer laser warna, ganti cartrigde yang bermasalah. Ketiga, ada toner yang tumpah di printer. Jika ya, ada harus membersihkannya.

5.  Kehilangan Driver untuk Operating System Tertentu
Begitu operating system baru dirilis, driver baru untuk printer eksisting juga akan dirilis. Namun, tidak semua printer mempunyai driver untuk setiap OS. Pada kasus ini, yang terbaik adalah mengacu ke manual printer dan cari driver apa yang bisa menyimulasikan printer eksisting.

Meskipun tidak semua fungsi printer tersedia pada waktu simulasi, paling tidak masih bisa mencetak biasa. Sebagai contoh, sebagian besar printer HP masih bisa mencetak dengan driver HP LaserJet II, meskipun opsi tertentu, seperti duplexing, tidak akan bekerja.

6.  Mencetak dari Paper Tray yang Salah

Lihat dua tempat untuk memperbaiki error ini. Pertama, lihat pada PC yang mencetak. Kedua, lihat printer. Jika aplikasi diset ke paper tray yang salah, Anda bisa memperbaikinya dari dalam aplikasi dengan mengklik Printer Properties dan cari opsi pemilihan tray. Pada printer, pastikan ukuran kertas di paper tray sudah cocok dengan yang di control panel.

7.  Semua Kertas dari Tray
Jika printer menarik semua kertas dari tray (bukannya satu lembar), maka kemungkinan besar pad yang bertanggung jawab untuk memisahkan kertas sudah rusak dan perlu diganti. Anda bisa memesan dan menginstalasi pad baru tanpa harus mengirim printer ke tempat reparasi. Selain itu, bisa juga disebabkan karena kertas basah akibat kelembapan. Pastikan kertas tersimpan dengan baik dan kibas-kibaskan sebelum dimasukkan ke dalam printer.

Artikel lawas  :

About these ads